TAHUN BARU, YUK COBA KEBIASAAN NGOPI BARU! Posted on January 2, 2017

2017 hadir dengan semangat dan kebahagiaan baru. Biar makin seru, yuk coba kebiasaan ngopi yang baru juga.

SAYA bukanlah orang yang mudah saja melepas kebiasaan-kebiasaan lama yang sudah terlanjur nyaman. Apalagi untuk urusan kopi. Tapi kali ini agar rutinitas ngopi saya di tahun 2017 ini semakin seru dan berbeda, saya ingin melakukan beberapa kebiasaan baru yang tentunya menyenangkan dan membuat khasanan dunia perkopian saya semakin bertambah. Karena tahun baru adalah waktu yang tepat untuk kembali mengumpulkan eksperimen dan pengalaman-pengalaman baru di 365 tahun ke depan. Juga ngopi dengan kebiasaan yang belum pernah dilakukan sebelumnya agaknya akan menjauhkan saya dari segala yang membosankan. Apa saja kebiasaan baru dalam ngopi routine yang akan saya lakukan? Berikut poin-poinnya. Silakan mencoba juga jika tertarik ya.

image

Membuat House Blend ‘Sendiri’

Di sini maksudnya bukanlah membeli mesin sangrai kopi dan menyangrai kopi sendiri lalu mencampurkannya menjadi sebuah house blend ala micro-roastery atau coffee shop. Di sini maksudnya adalah mencampurkan beberapa single origin untuk diseduh di rumah dan merasakan aneka sensasi ngopi menggunakan kopi-kopi yang dicampur ini. Jika selama ini kita terbiasa minum single origin saja, tak ada salahnya mencoba house blend racikan sendiri yang rasanya tak bisa tertebak dan mungkin saja kamu bisa suka. Saya pernah mencampurkan single origin Toraja Sapan dan Ethiopia Sidamo. Rasanya di luar dugaan. Sedap benar.

Mulailah Menyimpan Kopi Secara Benar

Banyak dari kita (termasuk saya) yang suka malas menyimpan kopi dengan benar. Sehabis membeli kopi dan meminum sedikit biasanya sisa biji kopi dibiarkan begitu saja di dalam coffee bag kemasan. Hal itu berakibat tidak baik untuk kesegaran biji kopinya. Mulai sekarang mulailah membeli wadah kedap udara atau canister. Banya aneka canister lucu seperti Bottlit-nya Kinto atau Coffee Cansiter dari Hario. Kamu bisa memilih aneka wadah kedap udara agar kopi yang kamu punya bisa terjaga kesegarannya lebih lama. Kebiasaan baru yang baik untuk ritual ngopi juga ‘kan?

image

Ngopi Lebih Ramah Lingkungan

I know we love paper filter so much. But, let’s try to use metal filter more. Memang mengubah kebiasaan ini sangatlah tidak mudah. Tapi tak ada salahnya sesekali menyeduh kopi dengan metal filter ‘kan? Selain lebih hemat buat kantong, juga ikut serta dalam gerakan ngopi yang lebih eco-friendly karena mengurangi pemakaian kertas. Selain itu, mulailah mengurangi menggunakan paper cup saat harus take away di kedai kopi. Bawa coffee cup kamu sendiri. Banyak kok pilihan coffee cup keren semacam Keep Cup, Upper Cup, Hario Uchi Mug sampai yang unik seperti Goat Mug Story.

image

Jangan Lewatkan Kopi Pagimu

Jangan lagi melewatkan secangkir kopi pagi di saat sarapan karena terlambat bangun dan tak punya waktu menyeduh. Kopi pagi adalah yang terbaik dari yang terbaik. Tak ada cara terbaik mengawali hari dengan bangun, menyeduh kopi, menghirup aromanya dan menyesap rasa luar biasa. Kebiasaan terlambat dan tergesa-gesa di pagi hari harus kamu tepis jauh-jauh agar kamu punya waktu untuk menikmati kopi pagimu. Percayalah, kopi di pagi hari mampi memberi energi dan kebahagiaan sebelum mengawali aktivitas nan panjang. Mulai sekarang ayo lakukan gerakan #janganlewatkankopipagi.

Rahasia 3 Modal Kesuksesan Manusia Modern

Untuk mencapai kesuksesan dan kebahagiaan itu setiap manusia memiliki modal atau capital, tapi modal apakah yang selama ini kita kenal?. Karena kalau orang berbicara modal biasanya berbicara berapa materi yang dimiliki, fasilitas fisik apa yang kita miliki, Berapa banyak uang yang dimiliki. Namun sesungguhnya ada dua modal besar yang sering dilupakan orang, yang justru dia berpengaruh 80 persen dari keberhasilan orang-orang yang sukses.3 Modal Kesuksesan Manusia M_SK8

3 Modal Kesuksesan Manusia dari ESQ M_SK8

Modal kedua adalah modal emosi dan modal ketiga adalah modal spiritual untuk modal physical kita memiliki sumber daya alam, ekonomi dan mungkin sedikit uang, tapi dengan modal emosi kita miliki ketangguhan, keteguhan, kesabaran, kejujuran, dan sifat sifat keikhlasan. Dengan modal yang ketiga kita memiliki akan arti esensi untuk apa semua itu kita lakukan di hadapan Ilahi, modal fisik memerlukan kecerdasan intelektual kemampuan untuk berhitung kemampuan untuk berpikir secara linier dan logis ditentukan dengan berapa indeks prestasi di kampus atau rangking berapa kita di sekolah, tapi kecerdasan intelektual ini, riset membuktikan hanya berperan 6 persen bagi orang-orang sukses dan kecerdasan yang kedua diperlukan untuk menata emosi kita yang disebut dengan Emotional Question atau Emotional Intelegence dengan kecerdasan emosi Ini manusia mampu menata emosinya mampu menggali kekuatan emosi pada dirinya serta mampu membaca keadaan sosial pada lingkungannya dan mengambil keputusan yang tepat sesuai dengan perasaan.

Apabila dengan intelektual kita mampu membuat silet yang tajam, tapi dengan kecerdasan emosi kita tahu bahwa silet ini bisa menyakitkan apabila disalahgunakan, dengan kecerdasan intelektual orang bisa menjadi Doktor di bidang hukum, tapi tanpa kecerdasan emosional manusia tidak memiliki sensitifitas ketika dia melanggar nilai-nilai keadilan. kecerdasan yang kedua ini adalah kunci dari keberhasilan. Tapi dengan kecerdasan emosi dan kecerdasan intelektual banyak yang membuat orang berhasil. Tapi banyak orang yang merasa kosong di tengah Puncak keberhasilannya.

Kecerdasan ketiga adalah kemampuan memberi arti untuk apa ini dilakukan, siapa saya, dari mana saya berasal, mau kemana saya. Inilah yang disebut dengan kecerdasan spiritualitas yang menjadi inti dari semua kecerdasan, ketika kecerdasan intelektual kemampuan untuk membuat Silet kecerdasan emosional kemampuan untuk merasakan, bahwa silet ini sesuai atau tidak, dan kecerdasan spiritual adalah pilot membimbing kemana 2 potensi tadi bisa diarahkan dengan tiga kecerdasan ini, intelektual yang tinggi kecerdasan emosional yang sensitif membaca lingkungan kecerdasan spiritual yang menuntun hakikat kehidupan melahirkan manusia sejati inilah manusia cerdas berdasarkan nilai nilai Intelektual Emosional dan Spiritual.

Ketika 3 modal kesuksesan manusia ini digabungkan yaitu Intelektual, Emosional dan Spiritual. Maka akan melahirkan orang-orang yang sukses dan bahagia dan mampu memahami untuk apa kesuksesan itu perlu dicapai.

Penulis : M_SK8 ( Lego lego Creative )

"

Nama Asturias (Leyenda) diberikan untuk itu anumerta oleh penerbit Jerman Hofmeister, yang termasuk dalam 1911 “versi lengkap” dari española Suite, meskipun Albéniz pernah dimaksudkan potongan untuk suite ini. Meskipun nama baru, musik ini tidak dianggap sugestif dari musik rakyat dari wilayah Spanyol utara Asturias, melainkan dari Andalusia flamenco tradisi. [2] Leyenda, subjudul Hofmeister ini, berarti legenda. Potongan dicatat untuk halus, melodi yang rumit dari bagian tengah dan perubahan dinamis tiba-tiba.

Albéniz biografi, Walter Aaron Clark, menggambarkan potongan sebagai “murni flamenco Andalusia”. Dalam tema utama piano meniru teknik gitar bolak ibu jari dan jari-jari tangan kanan, memainkan-catatan pedal string terbuka dengan jari telunjuk dan melodi dengan ibu jari. Tema itu sendiri menunjukkan irama buleria - bentuk flamenco cepat. The ‘MARCATO’ / 'staccato’ tanda menyarankan baik suara gitar dan gerak kaki dari penari flamenco. Potongan terdengar seolah-olah itu tertulis dalam modus Frigia yang khas bulerías. Bagian kedua adalah mengingatkan copla - ayat dinyanyikan mengikuti bentuk tertentu. Clark menyatakan bahwa itu ditulis dalam bentuk Albéniz khas seperti yang “disajikan monophonically tapi dua kali lipat pada lima belas lebih kepenuhan suara. The alter musik antara solo dan iringan yang khas dari flamenco. Bagian tengah pendek dari potongan ditulis dalam gaya Malaguena -.. piece gaya flamenco lain Malaguena meminjam dua motif dari copla sebelumnya dan dibangun di atas mereka Potongan kembali ke tema pertama sampai lambat "himne-seperti” bagian berakhir potongan.
Hal ini tidak mungkin untuk menuliskan catatan sepotong untuk catatan untuk gitar. Versi asli membuat penggunaan berbagai piano keyboard yang lebih luas dibandingkan dengan TESSITURA gitar, dan kuncinya adalah tidak cocok untuk gitar. Banyak yang mengaitkan transkripsi pertama untuk gitar ke Francisco Tarrega yang memasukkannya ke dalam kunci yang paling dikenal, E minor. Menurut gitaris dan gitar sarjana Stanley Yates, transkripsi gitar pertama potongan mungkin oleh Severino García Fortea, meskipun Andrés Segovia transkripsi ’s adalah yang paling terkenal dan paling berpengaruh. [2] sepotong telah menjadi salah satu yang paling penting karya gitar repertoar klasik. Robbie Krieger, gitaris dari Doors, menggunakan pengerjaan ulang dari melodi dari potongan klasik ini di Pintu lagu Spanyol Bumi dari album 1968 mereka Waiting For The Sun.

"

Di Balik Tatapan Kosong Tersimpan 1000 Ide Kreatif

Kreativitas adalah faktor pendukung kesuksesan yang tidak ternilai harganya. Apakah kreativitas bisa dilatih? Bisa, namun itu tidak akan terjadi dalam semalam dan perlu dilatih terus menerus meskipun begitu, kreativitas bisa merupakan bakat yang dimiliki seseorang sejak lahir. Lalu bagaimana cara untuk melatih kreativitas kita?

Berikut adalah Tips menjadi org kreatif..

#Lakukan sesuatu yang berbeda    

Melakukan pekerjaan yang sama secara terus-menerus lama kelamaan akan membuat kamu merasa jenuh. Selain itu pengetahuan dan keterampilanmu hanya terbatas di pekerjaan itu saja. Orang yang ingin meningkatkan kreativitasnya harus berani mengerjakan hal-hal yang belum pernah atau jarang ia lakukan sebelumnya dan lebih baik lagi jika kegiatan baru yang kamu lakukan mendukung perkembangan pekerjaan utamamu. Misalnya: kamu adalah seseorang yang berprofesi sebagai penyanyi, kamu bisa mengembangkan dirimu dengan mulai belajar bermain musik. Dengan itu kamu bisa lebih mengimprovisasi penampilanmu secara kreatif.

#Berkomunikasi dengan banyak orang

Apa ada hubungan antara kreativitas dengan berkomunikasi dengan banyak orang? Tentu saja ada. Komunikasi seringkali memunculkan ide-ide yang tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya. Terdengar simpel namun efektif. Banyak orang yang dengan sukarela mau menularkan pengetahuannya dan pandangannya terhadap suatu hal jika kamu bertanya dengan sopan. Bergabunglah dengan suatu komunitas dan berkomunikasilah secara aktif disana, kamu akan menemukan banyak ide dan peluang dari situ. 

#Banyak membaca

Sederhana saja, intensitas membaca yang tinggi akan meningkatkan pengetahuanmu terhadap berbagai macam hal. Koran, buku, majalah, portal berita online, dan ebook adalah contoh-contoh bacaan yang bisa bermanfaat bagi kamu. Banyaknya wawasan dan pengetahuan yang kamu miliki akan sangat meningkatkan kreativitasmu juga. Mengapa? Karena ketika kamu menghadapi suatu tantangan kamu mampu berpikir, berencana, dan bertindak dengan menggunakan berbagai macam informasi yang tersimpan di otakmu. Ingat! Informasi yang akurat adalah salah satu faktor penting yang menen
tukan keberhasilanmu dalam pekerjaan. Informasi tersebut bisa didapat dari banyak membaca (selain melakukan penelitian sendiri atau bertanya pada orang lain)

#Menyediakan waktu untuk sendiri    

Suasana dan tempat yang tenang membuatmu mampu berpikir dan berkonsentrasi sebaliknya jika kamu mengerjakan sesuatu sambil menyalakan TV atau berbicara dengan orang lain, itu akan mengalihkan pikiranmu dan kamu tidak akan bisa bekerja secara efektif.

#Selalu ingin tahu terhadap apapun

Saat kamu membangun ketrampilan dan kreativitasmu, kamu harus selalu memiliki keingintahuan yang kuat terhadap segala hal. Mengapa dan bagaimana jika adalah pertanyaan bagus untuk meningkatkan kreativitasmu. Lama kelamaan kamu bisa menghasilkan atau menemukan sesuatu yang belum pernah dihasilkan atau ditemukan oleh orang lain. Contoh figur terkenal yang memiliki sifat ini adalah Sir Isaac Newton, hukum gravitasi yang ia temukan adalah hasil dari sikap keingintahuannya setelah melihat sebuah apel jatuh dari pohon. Jika ia bersikap cuek terhadap apa yang ia lihat, ia tidak akan pernah menemukan teori gravitasi. Hilangkan rasa takut, bangun keingintahuan!

#Menuliskan apa saja yang ada di pikiranmu

Saya memiliki suatu kebiasaan yang sangat membantu untuk melatih kreativitas saya yaitu sering membawa buku tulis dan bolpen kemanapun saya pergi. Mengapa? Karena ide bisa muncul kapan saja saat kamu melihat atau mendengar sesuatu. Ide bisa cepat terlupakan apabila kamu tidak menuliskannya di buku tulis. Ini penting karena ide adalah sesuatu yang priceless dan merupakan pondasi untuk mengerjakan sesuatu, akan sangat disayangkan apabila ide yang terlintas terlupakan begitu saja. Manfaat nyata bagi saya adalah tulisan random di buku tulis itu sering saya jadikan acuan dan ide untuk menulis suatu artikel.

#Mengamati sesuatu yang dikerjakan orang lain

Kreativitas juga dapat dibangun dengan mempelajari apa yang dilakukan oleh orang lain. Dari situ kamu bisa mendapatkan inspirasi dan ide-ide untuk membuat karyamu sendiri. Watch and learn from the best!

#Tantang dirimu sendiri    

Kamu harus selalu mau untuk mengembangkan dirimu dan tidak mau berlama-lama di zona nyaman untuk menjadi orang yang kreatif. Buatlah sebuah rencana dalam periode waktu tertentu secara bertahap, dan tantanglah dirimu untuk merealisasikan rencanamu itu. Jika kamu sudah bertahun-tahun menjadi seorang pegawai, mengapa tidak mencoba untuk mengembangkan usahamu sendiri? Perubahan akan memaksamu untuk belajar sesuatu yang baru dan dengan ketekunan usahamu tidak akan sia-sia. 

#Luangkan waktu untuk beristirahat dan relaksasi

Bekerja dalam waktu yang lama sangat menguras tenaga dan pikiranmu. Di saat-saat jenuh seperti itu, kamu tidak akan bisa berpikir jernih dan bekerja secara efektif. Kamu akan selalu bergelut dengan rasa penat. Beristirahatlah sejenak dan mengerjakan hal-hal yang kamu suka untuk mengembalikan performamu. Saat pikiranmu sudah fresh, itulah saat yang tepat untuk berkreasi lagi.

#Bangun kepercayaan yg positif

Kepercayaan bahwa semua masalah bisa diselesaikan adalah sikap yang baik untuk meningkatkan kreativitas. Ide dan kegiatanmu boleh saja dianggap remeh oleh orang lain, namun jika kamu sudah yakin terhadap apa yang kamu kerjakan, tetap lakukan dan buktikanlah! Kreativitas justru akan berkembang pesat ketika seseorang berada dalam keadaan yang tidak baik jika ia mampu untuk tetap optimis.

"Jika anda ingin merubah sifat dan perilaku anda untuk menjadi org yg lebih baik .! tdk perlu melihat apa yg anda lihat dan tdk perlu mendengar apa yg anda dengar…
Contoh.
1.Mendengar bualan si mario teguh
2.Gambar2 si motivasi kampret
Cukup ikuti kata hati anda ! Insyah Allah Anda akan menjadi manusia yg lebih baik dari hari ini….‪#‎Sorybukancopyanparamotivator‬#"

Test-test bikin lirik……

Angkasa terbentang tak punya warna..
hitam hilang dalam bias wajah pucat tak berirama
hijau hutan tunduk penuh bungkam..
bumi pertiwiku gersang,laksana tertikam

kini manusia sibuk bersuara kasar
tanpa makna,tanpa rasa hanya keangkuhan
kini terang tak kunjung beri kabar
akankah bumiku semakin hilang keagungan..

arkkhhhh…semua sibuk angkat kepala
pasang wibawa laksana seorang raja
tapi disana nafas mereka semakin hilang
terabaikan,seolah mereka hanya hiasan tak dipandang

diam..diam…lebih baik kalian diam
jika provokasi jabatan yang kau nyanyikan 2X

REFF: Terang jiwa tak lagi bermakna
saat manusia kehilangan rasa
harta,tahta yang jadi utama
dan disana mereka kehilangan nyawa…..

(besok baru lanjut kalo dak sibuk)

"5 Kebiasaan Buruk Manusia Ketika Tertekan"

Pekerjaan menumpuk, harga bahan pokok naik hingga masalah keluarga sering membuat manusia menjadi tertekan. Di saat inilah stres sering menghampiri. Jika tidak diatasi dengan benar maka stres akan memicu depresi yang akhirnya berdampak pada gangguan kesehatan fisik dan psikologis.

Sayangnya, selama tertekan manusia justru cenderung melakukan kebiasaan-kebiasaan yang malah memperparah keadaan. Apa sajakah kebiasaan tersebut?

Berikut ini beberapa di antaranya seperti yang telah dilansir oleh laman Counsel & Heal:

1. Marah-marah

Sebenarnya marah merupakan reaksi tubuh yang normal diungkapkan manusia ketika emosi, salah satunya ketika merasa stres dan tertekan. Namun, penelitian membuktikan bahwa hal tersebut dapat menimbulkan efek negatif. Marah justru akan semakin memperbesar masalah. Karena emosi yang diluapkan oleh orang yang sedang stres, dapat menularkan emosi yang buruk pada orang-orang sekitarnya.

2. Cepat memutuskan

Jangan membuat keputusan apapun ketika emosi. Penelitian di Harvard University membuktikan, orang yang stres cenderung menyesali banyak keputusan yang telah diambilnya. Hal ini dikarenakan saat tertekan manusia cenderung cepat memutuskan sesuatu, tanpa sebelumnya mempertimbangkan baik dan buruknya keputusan yang diambil.

3. Menunda pekerjaan

Stres sering datang dari pekerjaan. Namun peneliti mengatakan bahwa menunda pekerjaan ketika stres merupakan hal yang salah karena akan hanya membuat pekerjaan semakin menumpuk. Cara yang lebih baik adalah melanjutkan pekerjaan hingga selesai. Dengan begitu, satu beban selesai dikerjakan dan membuat Anda merasa lega dan stres yang dirasa segera reda.

4. Terlalu detail

Jangan menghabiskan waktu Anda untuk mengingat-ingat kembali hal yang membuat Anda stres. Salah satunya adalah mengecek kembali pekerjaan yang telah Anda lakukan sebelumnya. Pusatkan perhatian pada tugas-tugas yang belum selesai dan meminta perhatian Anda untuk segera menuntaskannya.

5. Tidak tidur

Stres dan tekanan berhubungan dengan gejala insomnia yang sering dilakukan manusia karena terlalu sibuk memfokuskan pikiran pada permasalahan yang membuatnya tidak tenang. Istirahatkan badan dengan tidur cukup dan pulihkan stres Anda segera.

"Manusia Baru Make 10% Otaknya, gimana kalo 100%?"

Hello, guys.. Bagi lo yang suka nonton, udah nonton film Lucy belum? Film yang baru rilis Juli 2014 lalu dibintangi Morgan Freeman dan Scarlett Johansson. Kalo belum nonton, lo bisa liat trailer-nya nih.

Jadi di film ini  diceritakan Scarlett berubah jadi super pinter, bisa belajar satu hal dengan super cepat, tau super banyak hal, super jago bela diri, sampe punya super power, kayak kemampuan telekinesis, menghentikan waktu, dsb.

Secara film, menurut gw pribadi nih, it’s just another action-science fiction movie. Lumayanlah buat entertainment ngisi waktu luang. Apalagi kalo lo suka mantengin si seksi Scarlett beraksi di film action ;) Tapi, nih film bikin gw geregetan dan facepalm. Apalagi kalo lo ngefans sama Morgan Freeman plus tau sains juga. Lah emangnya kenapa?

Keseluruhan plot film ini berdasarkan pada premis bahwa kita baru make 10% dari total kapasitas otak kita. Dugaan gua sih cukup banyak dari yang baca tulisan ini juga masih percaya dengan premis ini. Beberapa diantara lo juga mungkin ada yang baru aja nonton Lucy, kemudian terbuai untuk berangan-angan kemampuan apa aja yang bisa lo dapetin kalo lo bisa make lebih dari 10% otak lo. Well, for the sake of science I’ve to say : “That’s total nonsense!”

Lo tau ga sih kalo premis “rata-rata manusia hanya menggunakan 10% dari kapasitas otaknya” itu adalah salah satu miskonsepsi terbesar dalam Biologi, khususnya tentang otak.

Sangat keliru, tapi sangat populer. Entah kenapa otak sering banget jadi kambing hitam yang dikelilingi dengan banyak mitos, pseudoscience, dan miskonsepsi. Btw lo juga bisa lihat pembedahan zenius sebelumnya yang berkaitan tentang otak di artikel yang membahas tentang miskonsepsi otak kanan-kiri dan aktivasi otak tengah. Tapi gimana ceritanya kalo “manusia hanya menggunakan 10% dari kapasitas otaknya”?

Selama bertahun-tahun, banyak dokter, neuroscientists, dan jurnalis sains udah mencoba menerangkan dengan sabar ke siapapun yang mau mendengarkan bahwa ga ada satu pun basis saintifik untuk mitos otak 10% ini. Tapi mitos ini tetap aja hidup dan populer. Kok bisa sesuatu yang keliru banget bisa tetap populer begitu? Ayok lah kita bahas aja.

ASAL MULA MITOS OTAK 10%

Semua ini bermula dari misintepretasi temuan sains yang masih kurang lengkap seratus tahun lalu.

Pada awal abad ke-20, peneliti medis yang mempelajari otak binatang dan penderita stroke menemukan bahwa bagian otak yang berbeda mengontrol aktivitas yang berbeda pula. Misalnya bagian otak A ternyata berfungsi pada bagian tubuh tertentu, misalnya bibir, bagian otak B ternyata berfungsi pada bagian tubuh lain, misalnya jari kelingking tangan kiri, dsb. Metodenya adalah dengan mencoba memberikan kejutan listrik ke area otak tertentu untuk memetakan fungsi dari tiap bagian otak. Jadi mereka mau ngeliat nih, kalo gw sentrum yang sebelah sini, kira-kira ngaruh ke fungsi atau bagian tubuh yang mana ya. Oh misalnya, kalo gw kasih kejutan listrik ke saraf okulomotor di otak, kelopak mata gw bergerak.

Nah, dengan metode seperti itu, para saintis mencoba memetakan fungsi otak yang disetrum dengan efek rangsangan pada gerakan motorik (gerak) manusia. Hasilnya? ternyata hanya 10% bagian otak doang yang memberi respond ketika distimulasi dengan aliran listrik. Sedangkan 90% bagian otak yang lain, ga ada satu pun otot di tubuh yang bergerak atau berkedut sedikitSaintis pada saat itu melabeli 90% area tersebut sebagai silent cortex karena fungsinya BELUM diketahui. Inget, “belum diketahui” bukan berarti “tidak berfungsi sama sekali” yaah…
otak-10-%                            Sayangnya, orang-orang dari ranah non-sains pada saat itu mengira 90% area tersebut benar-benar dorman (ga aktif) permanen. Di sinilah miskonsepsi 10% otak itu dimulai. Mulai deh tuh premis ini bermunculan di buku-buku self help, motivasi, film (salah satunya film Lucy itu), sampe bermunculan juga program-program peningkat daya guna otak. Salah satu yang terkenal dan diduga menjadi buku pertama yang menggunakan premis ini adalah buku “How to Win Friends and Influence People” yang ditulis oleh Dale Carnegie pada tahun 1936. Buku ini jadi salah satu buku self-development yang best selling pula. Tapi yah emang bisa dimaklumi sih karena buku ini ditulis pada saat sains belum berkembang seperti ini, dan isi dari buku tersebut juga gak sepenuhnya membahas tentang konteks ini.

Selain itu, bahkan ada juga yang mengaitkan premis otak 10% ini dengan Albert Einstein., bahwa sebetulnya Einstein yang sejenius itu aja ternyata cuma menggunakan 10% dari otaknya. Ada juga yang bilang bahwa Einstein sendiri yang mengatakan hal itu. Entahlah gua juga ga tau juga kenapa ada klaim ngaco seperti itu. Mungkin karena Albert Einstein sering dipake sebagai simbol orang jenius, jadi sering dimanfaatkan juga nama besarnya. Akhirnya sih di tahun 2004, pencarian komprehensif terhadap arsip Einstein di Institut Teknologi California tidak menemukan bukti sama sekali kalo Einstein pernah melontarkan premis serupa.

SAINS TERKINI MENJAWAB MISKONSEPSI OTAK 10%

Ingat kah kalian pelajaran Biologi kelas 7 SMP atau kelas 10 SMA tentang Metode Ilmiah? Di sini kita belajar kalo sains terus berkembang dan harus selalu terbuka untuk difalsifikasi (dipatahkan) jika ada bukti dan data-data terbaru yang ditemukan atau dengan pemahaman baru yang lebih komprehensif. Jadi sains harusnya memiliki sifat auto-critic atau harus selalu bisa mengevaluasi kembali pemahamannya.

Nah, hal yang sama juga harusnya berlaku untuk setiap fenomena yang diklaim oleh saintis, termasuk penelitian tentang otak 100 tahun yang lalu. Peneliti otak jaman sekarang udah punya peralatan yang lebih canggih sehingga bisa mengambil kesimpulan yang jauh lebih tepat tentang pemetaan fungsi otak terhadap akvitias tubuh manusia. Untuk mengamati fungsi otak, kita udah punya fMRI, CT Scan, dan PET Scan, EEG, dsb yang hasilnya bisa diolah secara kuantitatif maupun grafis dengan sangat presisi di komputer. Pastinya beda banget sama jaman 100 tahun yang lalu, peralatan saintis kala itu cuma berupa jepit elektroda yang cuma bisa kasih kejutan listrik doang.

Dengan alat canggih yang kita punya sekarang, kita bisa mengobservasi aktivitas virtual otak (ga cuma aktivitas fisiknya aja), misalnya gelombang otak atau hormon-hormon yang bereaksi di otak. Keempat alat di atas bisa ngebantu para peneliti dan pekerja medis untuk mengetahui secara jauuuh lebih akurat bagian otak mana yang mengontrol kegiatan tertentu. Nah, dengan alat-alat canggih ini juga ditemukan bahwa ga ada tuh bagian otak yang dorman. 90% silent cortex itu juga punya fungsi, yaitu pusat kontrol kognitif manusia, seperti kemampuan berpikir dan menggunakan bahasa.

Ya pantas aja kalo 90% diberi sengatan listrik ga bikin satu pun otot di tubuh kita berkedut, toh fungsinya bukan buat motorik (gerak), tapi lebih ke fungsi yang tidak bisa diobservasi dengan kasat mata, seperti fungsi untuk bisa berpikir secara logis, untuk memahami bahasa verbal, atau untuk menangkap emosi orang lain. Yang begituan ya mana mungkin ke-detect sama alat eksperimen jaman dulu, yang cuma bisa melihat hasil stimulasi yang bersifat motorik (gerak) doang.

Memang benar kalo bagian otak yang berbeda memiliki fungsi yang berbeda pula, dan ga semuanya bekerja dalam waktu yang bersamaan. Namun, hasil scan otak selama periode 24 jam, menunjukkan bahwa seluruh bagian otak kita pasti kepake dan terus aktif dalam satu hari. Pas lo lagi bengong dan nothing to do juga, otak lo masih bekerja. Bahkan saat lo tidur, bagian seperti frontal cortex, yang mengontrol kemampuan berpikir, self-awareness, dan somatosensory masih aktif. Makanya kalo lo tidur, lo bisa kebangun kalo dipanggil Mama buat disuruh beli belanjaan di Minimarket :p

Lagipula, kalo benar manusia selama ini bisa fine-fine aja dengan menggunakan 10% otaknya, berarti 90% nya dorman sia-sia gitu? Menggunakan perspektif evolusi, ini ga efisien banget. Otak itu konsumtif banget dalam penggunaan energi tubuh. Walaupun berat otak cuma 5% dibandingkan total berat tubuh kita, organ ini mengkonsumsi hingga 20% suplai oksigen dan glukosa dalam tubuh. Ngapain kita mempertahankan 90% bagian otak lain selama ribuan tahun evolusi kalo emang tanpa itu kita masih bisa beraktivitas dengan baik? Kenapa ga “dihilangin” aja?

Kenyataannya, kalo manusia cuma menggunakan 10% otaknya, kita akan rentan banget dengan kelainan otak. Ga ada satu pun area di otak yang kalo di-nonaktif-kan ga akan menimbulkan efek yang fatal. 90% dari otak ga aktif itu udah sama kali kayak orang koma. Kenyataan lo lagi baca tulisan gw sekarang adalah bukti kalo otak lo masih bisa bekerja 100% kok. Kalo ada 1% aja otak lo ada yang gak berfungsi, mungkin lo udah lumpuh atau sekarat, hehe..

KENAPA MITOS OTAK 10% MASIH POPULER?

Meskipun kini pengetahuan sains makin advanced, udah ada data-data dan pemaparan logika yang mematahkan mitos ini, tapi kenapa ya kok mitos ini masih populer aja?

Premis “manusia hanya menggunakan 10% dari kapasitas otaknya” seakan-akan memberikan pengharapan bahwa kita bisa lebih dari kita sekarang ini. Harapan kalo ada suatu jalan untuk mengembangkan potensi kita lebih jauh dari yang sekarang.

People love fairy tale. Lo mungkin masih sering tergoda untuk berangan-angan, “Mungkin ga ya laba-laba di film Spiderman itu nyata?”, “Beneran ga sih kalo gw kena sinar radioaktif, gw bisa jadi mutan kayak di X-Men?”, atau “Seandainya gw bisa maksimalin otak gw 100%, gw bisa masuk Harvard kali ya

Premis “manusia hanya menggunakan 10% dari kapasitas otaknya” memberi kita harapan kalo there’s so much more to unlock. Coba lo bayangkan kalo ada motivator atau sales program otak yang menawarkan ke lo, “Dengan mengikuti training aktivasi otak 90% kami, hanya dengan biaya 3 juta rupiah, dalam waktu 2 bulan, kamu akan dapat nilai rapor 100 semua, lulus SBMPTN, menguasai 5 bahasa, dan sebagainya dan sebagainya..

Kesannya mungkin konyol buat lo yang udah tau tentang miskonsepsi ini. Tapi bagi yang belum tau atau males nyari tau, ya bisa jadi itu tawaran yang sangat menggoda. Entah kenapa, banyak orang yang selalu tergoda untuk mendongkrak kemampuan kita dengan jalan pintas, apalagi kalau udah dibumbui bau sains, wah makin yakin aja tuh. Padahal yang bersangkutan sebetulnya belum bisa ngebedain yang sains beneran sama yang cuma pseudosains. (pseudosains: sok-sok pake istilah sains padahal ngaco secara sains)

Hal yang membuat miris adalah, banyak pseudosains dijual untuk mendatangkan profit. Sebetulnya hal ini gak perlu dikhawatirkan kalo aja masyarakat mau terus belajar, berpikir kritis, dan selalu mengkaji pengetahuan yang mereka dapetin. Tapi yah kemalasan masyarakatinilah mungkin yang membuat kenapa mitos ini tetap hidup dan populer. Bahkan terus direpetisi hingga menjadi bagian dari urban legend masyarakat kita. Jadinya ketika satu premis bisa mendatangkan duit, ya orang males lah menerima temuan baru atau mengubah belief-nya kalo malah menutup sumber duit mereka :p

Tapi tentu ada cara kan buat mengembangkan potensi kita? Ya tentu ada lah. Tapi mau potensi lo seperti sekarang vs. potensi lo nanti yang udah lebih berkembang , sama aja lo tetap menggunakan otak lo secara 100%. Potensi yang dimiliki Bill Gates dan potensi yang dimiliki gw sama-sama berdasar dari penggunaan otak secara 100%.

Trus gimana cara mengembangkan potensi kita? Ya kembali lagi seperti yang udah sering Zenius koar-koarin. Potensi dan achievement itu adalah resultan dari kerja keras dan semangat lo dalam meraih impian lo. Ga ada yang namanya shortcut. Mau lulus SBMPTN? Ya belajar kontinu dan efektif. Mau jago menggambar atau bela diri? Ya terus latihan dan evaluasi.

Lo bisa lanjut baca cerita Bahri yang gagal SBMPTN tahun lalu, tapi tahun ini berhasil masuk PTN impiannya, atau cerita Kinan yang bisa kuliah sampe ke Jepang, atau cerita para pelajar finalis Google Science Fair 2014 yang udah jadi penemu di umur remaja, atau cerita Glenn yang berhasil memoles kemampuan gambarnya dari so-so jadi keren banget. Tuh kan, udah banyak banget Zenius beberin. :)

Jadi sekarang kalo ntar masih ada teman lo yang masih percaya dengan mitos otak 10% ini, lo bisa jelasin kalo itu cuma miskonsepsi. Fakta bahwa mitos ini masih populer justru bukti bahwa manusia sepertinya baru mengerti 10% tentang otak kita.

Stay Awesome, Stay Critical!

REFERENSI http://science.howstuffworks.com/life/inside-the-mind/human-brain/ten-percent-of-brain.htm http://psychology.about.com/od/biopsychology/a/10-percent-of-brain-myth.htm http://en.wikipedia.org/wiki/Ten_percent_of_brain_myth#cite_note-5 http://www.princetonbrainandspine.com/subject.php?pn=brain-anatomy-066

Deja Vu

Entah mengapa gue belakangan ini jadi sering mengalami Deja Vu, entah karena faktor gue yang keseringan ngayal ato mungkin gara-gara ngk ada kerjaan  (hmm, sepertinya tidak ada hubungannya). Oh ya, eniwei udah pada tau kan Deja Vu apaan? Haah gatau? Oke oke gue akan sedikit menjelaskan (baca: ngerepost hasil search di google) tentang fenomena Deja Vu. Selamat membaca!

DÉJÀ VU adalah sebuah frasa Perancis dan artinya secara harafiah adalah “pernah lihat”. Maksudnya mengalami sesuatu pengalaman yang dirasakan pernah dialami sebelumnya. Fenomena ini juga disebut dengan istilah paramnesia dari bahasa Yunani para (παρα) yang artinya adalah “sejajar” dan mnimi “ingatan”.

Contoh:

Ketika saya pindah ke Jakarta Sekitar 1 thn  yg lalu tepat nya di Tangerang, tiba-tiba ingatan saya tersentak. Saya pernah melihat tempat itu (termasuk letak pos satpam dan lain-lain). Padahal, seumur hidup, sebelumnya saya tidak pernah ke sana.

Menurut para pakar, setidaknya 70% penduduk bumi pernah mengalami fenomena ini.

Beberapa teori tentang Déjà vu:

1.Teori optical pathway delay:

Beberapa ilmuwan beranggapan bahwa deja vu terjadi ketika sensasi optik yang diterima oleh sebelah mata sampai ke otak (dan dipersepsikan) lebih dulu daripada sensasi yang sama yang diterima oleh sebelah mata yang lain, sehingga menimbulkan perasaan familiar pada sesuatu yang sebenarnya baru pertama kali dilihat.

Tetapi,teori yang dikenal dengan nama “optical pathway delay” ini dipatahkan ketika pada bulan Desember tahun lalu ditemukan bahwa orang butapun bisa mengalami deja vu melalui indra penciuman, pendengaran, dan perabaannya.

2.Teori Detante Gyrus:

Susumu Tonegawa, seorang neuroscientist MIT, membiakkan sejumlah tikus yang tidak memiliki dentate gyrus, sebuah bagian kecil dari hippocampus, yang berfungsi normal. Bagian ini sebelumnya diketahui terkait dengan ingatan episodik, yaitu ingatan mengenai pengalaman pribadi kita. Ketika menjumpai sebuah situasi, dentate gyrus akan mencatat tanda-tanda visual, audio, bau, waktu, dan tanda-tanda lainnya dari panca indra untuk dicocokkan dengan ingatan episodik kita. Jika tidak ada yang cocok, situasi ini akan ‘didaftarkan’ sebagai pengalaman baru dan dicatat untuk pembandingan di masa depan

3.Teori Ingatan Palsu:

Kenneth Peller dari Northwestern University menemukan cara yang sederhana untuk membuat seseorang memiliki ‘ingatan palsu’. Para partisipan diperlihatkan sebuah gambar, namun mereka diminta untuk membayangkan sebuah gambar yang lain sama sekali dalam benak mereka. Setelah dilakukan beberapa kali, para partisipan ini kemudian diminta untuk memilih apakah suatu gambar tertentu benar-benar mereka lihat atau hanya dibayangkan. Ternyata gambar-gambar yang hanya dibayangkan partisipan seringkali diklaim benar-benar mereka lihat. Karena itu, deja vu mungkin terjadi ketika secara kebetulan sebuah peristiwa yang dialami seseorang serupa atau mirip dengan gambaran yang pernah dibayangkan.

4.Teori Determinisme

Di Facebook  saya pernah menulis artikel tentang “determinisme” (kejadian yang telah direncanakan Tuhan), “freedomisme” (kejadian yang direncanakan manusia) dan “moderatisme” (kejadian di dunia merupakan gabungan antara kejadian yang sebagian ditentukan Tuhan dan sebagian ditentukan manusia).

Penjelasan Hariyanto Imadha

Sesungguhnya Tuhan hanya menciptakan “potentia” (potensi) sebagai sebuah rencana yang pasti akan dihadapi manusia dan bersifat “determinism”. Terdiri dari berbagai opsi. Namun yang memilih opsi atau “actualita” (kenyataan) adalah manusia sendiri karena tiap manusia memiliki kebebasan atau “freedom”.

Misalnya

Ketika Anda berusia 25 tahun, pernah mendapatkan bayangan/mimpi/kesan yang Anda tangkap secara antara sadar dan tak sadar bahwa Anda menempati sebuah rumah bertingkat dua di kawasan Kebayoran Baru. Ketika Anda berusia 45 tahun, Anda benar-benar menempati rumah itu. Saat itu Anda tersadar dan berkata “Kok, sepertinya saya pernah tinggal di rumah ini”.

Jadi,kehidupan manusia ibarat satu rol filem sinetron yang sudah jadi. Ketika Anda berada di awal sinetron, Anda secara tak sengaja bisa “melihat” (menggunakan mata batin) adegan di tengah atau di akhir cerita sinetron itu.

Nah, itulah yang dimaksud dengan “déjà vu”.

Maka, saya berpendapat dan yakin bahwa “déjà vu” merupakan bagian dari “determinisme” di mana manusia sebelumnya pernah mendapatkan “sinyal” atau “pemberitahuan” atau “informasi” tentang suatu kejadian yang akan dialami (bisa dirasakan oleh pancaindera) dan sinyal ini tanpa Anda sadari tersimpan di dalam memori otak Anda. Namun realisasinya tergantung Anda, sebab Anda mempunyai kebebasan (freedom)  untuk memilih berbagai alternatif

Yang pasti, “déjà vu” bukan penyakit, melainkan fenomena psikis-metafisis biasa-biasa saja. Sebab, sebagian perjalanan hidup Anda sebenarnya sudah direncanakan Tuhan.

OK SOB………

metalskate666

Rasakan dan nikmati. Ini tak selamanya ada dalam waktu bersamaan, karena kadang otak tak sejalan dengan hati, dengan alasan jumawa yang omong kosong.
Nikmati dan rasakan dengan cara sederhana.
Jika aku berlebih, tegurlah. Sama ketika aku menegurmu agar tak berlebih

"Pada Hari Hepatitis Dunia, 28 Juli, WHO menyambut kemajuan baru dalam menanggulangi salah satu penyakit yang paling serius di dunia. Hepatitis virus - sekelompok penyakit menular yang dikenal sebagai hepatitis A, B, C, D, dan E - mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia, menyebabkan penyakit hati akut dan kronis dan membunuh dekat dengan 1,4 juta orang setiap tahun. A 2014 Resolusi Majelis Kesehatan Dunia menekankan betapa pentingnya bagi negara-negara untuk memiliki rencana nasional yang komprehensif untuk mengatasi hepatitis - yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan negara, dengan menggunakan sumber daya yang tersedia."

Rasakan dan nikmati. Ini tak selamanya ada dalam waktu bersamaan, karena kadang otak tak sejalan dengan hati, dengan alasan jumawa yang omong kosong.
Nikmati dan rasakan dengan cara sederhana.
Jika aku berlebih, tegurlah. Sama ketika aku menegurmu agar tak berlebih

hari papan berdoa sedunia #skateboardingday with Dhika, Amme, faggTAI, Bachrul Imam, H, O, Masdar, Asmin, Cornell, Kelly, Dyee, Fadzlurrahman, MACSINDO, dedy, Io, Iqbal StreetMerch, Imran, Dillah, H, Akhyblabla, Ari Supriyadi Jafar, Dahar , Jannuar,...

hari papan berdoa sedunia #skateboardingday with Dhika, Amme, faggTAI, Bachrul Imam, H, O, Masdar, Asmin, Cornell, Kelly, Dyee, Fadzlurrahman, MACSINDO, dedy, Io, Iqbal StreetMerch, Imran, Dillah, H, Akhyblabla, Ari Supriyadi Jafar, Dahar , Jannuar, ical ardiansah, Media, Chandra, Fadli, Bandung, Rezki, Aan, inja, edyworld, Halik, Eko pratama, and Dedy – View on Path.

1 2 3 4 5 Next